iNews Padang Panjang – Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang menggelar Lomba Da’i Cilik tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sebagai upaya menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki karakter religius, percaya diri, dan berakhlak mulia.
Lomba yang berlangsung meriah tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kota Padangpanjang. Para peserta tampil menyampaikan ceramah singkat dengan tema-tema keislaman yang disesuaikan dengan usia mereka.
Wadah Pembinaan Karakter dan Bakat Anak
Pemko Padangpanjang menilai lomba da’i cilik bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat anak-anak dalam bidang dakwah. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil di depan umum, menyampaikan pesan-pesan kebaikan, serta menanamkan nilai moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
“Sejak usia dini, anak-anak perlu dikenalkan pada nilai agama dan akhlak yang baik. Lomba ini menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif,” ujar perwakilan Pemko Padangpanjang dalam sambutannya.
Antusias Peserta dari TK hingga SLTP
Peserta lomba berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, hingga SLTP. Masing-masing peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan materi dakwah dengan gaya yang khas dan sesuai usia, mulai dari tema adab kepada orang tua, pentingnya salat, hingga sikap jujur dan saling menghormati.
Antusiasme peserta dan dukungan orang tua terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana lomba pun terasa hangat dan penuh semangat, mencerminkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pembinaan keagamaan anak.

Baca juga: Pemko Padangpanjang Salurkan Bantuan Untuk 24 Jiwa Terdampak Pasca Kebakaran 4 Unit Rumah
Penilaian Berbasis Materi dan Penampilan
Dewan juri menilai peserta berdasarkan sejumlah aspek, antara lain penguasaan materi, intonasi suara, keberanian tampil, bahasa tubuh, serta kesesuaian isi ceramah dengan tema dan usia peserta. Penilaian dilakukan secara objektif untuk menjaring da’i cilik terbaik di setiap kategori.
Selain sebagai ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran bagi peserta agar terus meningkatkan kemampuan berdakwah secara santun dan komunikatif.
Dukungan Pemko untuk Pendidikan Keagamaan
Pemko Padangpanjang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pendidikan keagamaan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Lomba da’i cilik dinilai sejalan dengan visi pemerintah kota dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk mencintai dakwah serta mengamalkan nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” kata pejabat Pemko Padangpanjang.
Harapan Lahirnya Generasi Muda Berakhlak Mulia
Melalui lomba da’i cilik ini, Pemko Padangpanjang berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Anak-anak diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari orang tua dan tenaga pendidik yang menilai lomba da’i cilik sebagai langkah positif dalam membangun karakter anak sejak dini.












