Padang Panjang Raih Penghargaan Tim Pembina Posyandu: Bukti Komitmen pada Pelayanan Masyarakat Holistik
iNews Padangpanjang– Kota yang dikenal dengan julukan “Kota Serambi Mekah” ini berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu daerah yang telah menetapkan dan mengukuhkan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) secara resmi. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memperkuat layanan dasar kepada masyarakat, khususnya melalui kelembagaan Posyandu.
Momen Penyerahan Penghargaan
Piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, dalam acara Rapat Kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Barat. Acara berlangsung di Auditorium Gubernuran pada Rabu, 15 Oktober 2025, dan penghargaan diserahkan oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumbar, Harneli Mahyeldi.
Baca Juga: Pergantian Ketua KNPI Padang Panjang: Hazi Zulhakim Resmi Pimpin Periode 2025-2028
Rapat kerja yang diikuti oleh seluruh perwakilan Tim Pembina Posyandu dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat ini bukan hanya seremoni penyerahan penghargaan, tetapi juga menjadi wadah penting untuk sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan program pembinaan Posyandu di setiap daerah.
Transformasi Posyandu: Dari Layanan Kesehatan ke Pusat Pelayanan Terpadu
Dalam sambutannya saat membuka rapat kerja, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menekankan peran strategis Posyandu dalam mempercepat pembangunan daerah. Ia menggarisbawahi perubahan signifikan yang dialami kelembagaan Posyandu berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.
“Posyandu telah bertransformasi dari sekadar pelayanan kesehatan menjadi kelembagaan masyarakat yang bermitra dengan pemerintah daerah, sejajar dengan PKK, LPM, dan Karang Taruna,” ujar Arry.
Transformasi ini mengubah wajah Posyandu secara fundamental. Kini, Posyandu tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat penimbangan balita dan pemberian vitamin. Ia telah berevolusi menjadi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), sebuah pusat pelayanan terpadu yang cakupannya jauh lebih luas, mencakup:
-
Kesehatan (sebagai fondasi utama)
-
Pendidikan
-
Sosial
-
Perumahan Rakyat
-
Pekerjaan Umum
-
Ketertiban Umum
Perubahan paradigma ini menempatkan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat, menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Apresiasi atas Komitmen dan Kerja Sama
Winarno, usai menerima penghargaan, menyatakan bahwa piagam ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen tinggi Pemerintah Kota Padang Panjang dalam memperkuat peran Posyandu.
“Kita telah mengukuhkan Tim Pembina Posyandu dan melaksanakan berbagai program peningkatan pelayanan. Penghargaan ini adalah hasil kerja sama luar biasa antara pemerintah, kader, dan masyarakat,” ujarnya pada Kamis (16/10/2025), penuh semangat.
Winarno juga menjelaskan peran krusial Tim Pembina. Menurutnya, tim ini memiliki peran strategis yang tidak ringan, mulai dari mendampingi kader di lapangan, memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas, hingga memastikan program-program prioritas, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan gizi masyarakat, dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.












