Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Di Kaki Gunung Marapi, Hendri Arnis Pacu Kehadiran Kantor Imigrasi untuk Padang Panjang

Di Kaki Gunung Marapi, Hendri Arnis Pacu Kehadiran Kantor Imigrasi untuk Padang Panjang

Shoppe Mall

Hendri Arnis Pacu Padang Panjang Miliki Kantor Imigrasi: Akselerasi Layanan dan Penguatan Ekonomi Lokal

iNews Padangpanjang– Di kaki Gunung Marapi dan Singgalang, Kota Padang Panjang yang dikenal sebagai “Kota Serambi Mekah” dan pusat pendidikan itu, terus bergerak dinamis. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis, kota berhawa sejuk ini sedang mengejar sebuah terobosan penting: memiliki kantor Imigrasi sendiri.

Harapan besar ini disampaikan langsung oleh Hendri Arnis saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) Sumatera Barat, Nurudin, pada Jumat (24/10/2025). Pertemuan yang penuh makna ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah langkah strategis menuju transformasi pelayanan publik di Padang Panjang.

Shoppe Mall

“Kami sangat berharap kehadiran Kantor Imigrasi di Padang Panjang bisa segera terwujud,” ujar Hendri dengan penuh keyakinan.

Dampak Strategis Kehadiran Kantor Imigrasi

Bagi Hendri Arnis, kehadiran kantor Imigrasi bukan sekadar menambah jumlah gedung pemerintahan di kota itu. Lebih dari itu, ia memandangnya sebagai katalis untuk tiga percepatan penting:

Pertama, Akselerasi Layanan Publik. Masyarakat Padang Panjang dan sekitarnya tak perlu lagi menempuh perjalanan ke Bukittinggi atau Padang untuk mengurus dokumen keimigrasian. Efisiensi waktu dan biaya akan langsung dirasakan oleh warga, pelajar, dan dunia usaha.

Kembali Pimpin Padang Panjang, Hendri Arnis Janjikan 33 Progul

Baca Juga: Dini Hari yang Mencekam: Truk Hino Mundur di Tanjakan Panyalaian, Tenda Pelaminan Jadi Korban

Kedua, Pengawasan Orang Asing yang Lebih Optimal. Sebagai kota yang memiliki sejumlah perguruan tinggi dan destinasi wisata, Padang Panjang kerap dikunjungi warga asing. Kehadiran kantor imigrasi akan mempermudah monitoring dan pendataan yang lebih sistematis.

Ketiga, Sinergi Lintas Instansi. Koordinasi antara Pemko dengan instansi vertikal akan semakin kuat, memungkinkan penanganan berbagai isu strategis yang melibatkan warga negara asing dan dokumen perjalanan menjadi lebih terintegrasi.

“Komitmen kami untuk memperkuat koordinasi dengan Kemen Imipas agar rencana ini segera terealisasi adalah bukti keseriusan kami meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Hendri.

Lamang Panggang: Inovasi Layanan Sementara Menuju Kemandirian

Sembari menunggu realisasi kantor imigrasi, sebuah terobosan layanan hadir memecah kebekuan. Program “Pelayanan Imigrasi Agam Datang untuk Masyarakat Padang Panjang” atau yang diberi nama unik “Lamang Panggang” akan segera diluncurkan.

Program yang dijadwalkan meluncur pada Sabtu (25/10/2025) di PDIKM Padang Panjang ini merupakan bentuk nyata komitmen Kemen Imipas Sumbar mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Mekanisme Lamang Panggang:

  • Layanan pembuatan paspor tersedia setiap minggu kedua dan keempat setiap bulan di PDIKM Padang Panjang

  • Tersedia juga layanan “Lamang Tapai” dengan kuota 120 pemohon melalui aplikasi daring

  • Kombinasi layanan luring dan daring ini memastikan akses yang merata bagi semua kalangan

Dampak Ganda: Memudahkan Sekaligus Menggerakkan Ekonomi

Nurudin, Kepala Kanwil Kemen Imipas Sumbar, memaparkan visi yang lebih luas dari program ini. “Program ini diharapkan tidak hanya memudahkan pengurusan dokumen perjalanan, tetapi juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal,” jelasnya.

Konsep “berwisata sambil membuat paspor” menjadi nilai tambah yang cerdas. Masyarakat yang datang ke Padang Panjang untuk mengurus paspor akan sekaligus menikmati kuliner khas seperti lamang panggang itu sendiri, berbelanja cenderamata, dan menikmati pesona wisata kota ini.

“Dengan program ini, proses administrasi yang biasanya formal dan kaku, bisa berubah menjadi pengalaman yang menyenangkan,” tambah Nurudin.

Shoppe Mall