Dharmasraya Menjemput Ilmu: Wabup Leli Arni Blusukan ke Solsel, Petik Strategi Pengembangan Kopi dari Hulu ke Hilir
iNews Padangpanjang– Kabupaten Dharmasraya, dengan kekayaan alam dan potensi pertaniannya, sedang bersiap untuk menulis babak baru dalam ekonominya. Fokusnya tertuju pada satu komoditas yang harumnya telah mendunia: kopi. Untuk mewujudkan ambisi ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya tak segan untuk turun langsung belajar dari tetangga yang telah sukses mendahului.
Dalam sebuah kunjungan kerja yang penuh semangat pada Rabu, 17 September 2025, Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Sasrawati, melakukan blusukan ke jantung perkebunan kopi Sumatera Barat, yakni Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan misi nyata untuk mencari formula pengembangan ekonomi, khususnya melalui sektor perkebunan kopi, yang akan diterapkan di Dharmasraya.
Misi Pembelajaran: Mencontoh Keberhasilan yang Terbukti
Langkah pertama Wabup Leli Arni di bumi Solok Selatan dimulai dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan setempat. Di sini, ia disambut hangat oleh Kepala Dinas, Nurhayati, beserta jajarannya. Pertemuan ini langsung menyelam ke dalam substansi. Diskusi berfokus pada strategi Solok Selatan dalam mengubah biji kopi menjadi “emas hijau” yang menggerakkan perekonomian rakyat.

Baca Juga: Laut Kembali Tunjukkan Amukannya, Nelayan Padang Tewas Diterjang Gelombang Tinggi
Dharmasraya, yang memiliki kondisi agroklimat tidak jauh berbeda, melihat Solsel sebagai cermin kesuksesan. Perbincangan mencakup berbagai aspek, mulai dari pembibitan, teknik budidaya yang baik (good agricultural practices), penanganan pascapanen, hingga strategi pemasaran yang membuat kopi asal Solok Selatan, seperti Kopi Sangir, memiliki nilai jual dan citra yang tinggi di pasar nasional bahkan internasional.
Sinergi Daerah: Membangun Jembatan Ekonomi Antar Kabupaten
Suasana kekeluargaan dan kolaborasi semakin terasa ketika kunjungan dilanjutkan ke Kantor Bupati Solok Selatan. Wabup Leli disambut oleh Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, Sekretaris Daerah Syamsurizaldi, serta para pejabat terkait. Dalam pertemuan ini, semangat saling sinergi menjadi titik berat.
Kedua Wakil Bupati menyepakati bahwa di era sekarang, kolaborasi antar-daerah jauh lebih bermakna daripada kompetisi. Solok Selatan membuka diri untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, sementara Dharmasraya datang dengan niat tulus untuk belajar. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan kawasan ekonomi kopi yang lebih besar dan kuat di wilayah Sumatera Barat, yang saling menguntungkan dan memakmurkan masyarakat kedua belah pihak.
Momen Strategis: Menyaksikan Launching Proyek Energi Nasional
Secara kebetulan, kunjungan ini bertepatan dengan agenda nasional. Wabup Leli turut serta dalam rapat virtual (zoom meeting) yang dipimpin langsung oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Agenda utamanya adalah peluncuran (launching) Tajak Sumur Pengembangan Lanjutan PLTP Muara Laboh Unit 2 Geo Thermal Solok Selatan.
Keikutsertaan Wabup Leli dalam agenda ini bukan hanya bentuk silaturahmi, tetapi juga menunjukkan visinya yang luas. Ia menyadari bahwa pengembangan ekonomi, termasuk perkebunan kopi, membutuhkan dukungan infrastruktur dan energi yang stabil. Menyaksikan langsung proyek strategis nasional di Solsel memberinya perspektif tentang bagaimana pembangunan yang terintegrasi antara sektor energi dan pertanian dapat berjalan beriringan.
Blusukan ke Kebun: Menyentuh Langsung Akar Rumput Kesuksesan
Setelah pertemuan-pertemuan strategis, agenda paling penting pun tiba: turun langsung ke kebun. Didampingi oleh Kadis Pertanian Solok Selatan, Nurhayati, Wabup Leli meninjau salah satu kebun kopi unggulan yang menjadi ikon pertanian setempat. Di sinilah teori berubah menjadi kenyataan.
Dengan mata kepalanya sendiri, Wabup Leli menyaksikan proses hulu dari industri kopi. Ia mengamati kondisi tanaman, berbincang dengan petani, dan memahami secara detail tantangan dan kiat-kiat sukses mengelola kebun kopi yang produktif dan berkelanjutan. Kebun inilah yang rencananya akan dijadikan role model atau contoh untuk dikembangkan di Kabupaten Dharmasraya.
“Kami belajar banyak dari Solok Selatan, terutama bagaimana kopi bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Insya Allah, ini akan kita terapkan di Dharmasraya sebagai langkah nyata meningkatkan kesejahteraan petani kita sebagaimana dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati menjadikan Dharmasraya sejahtera merata,” tegas Wabup Leli dengan penuh keyakinan.
Tak lengkap rasanya belajar tentang kopi tanpa menikmati hasil akhirnya. Kunjungan kerja ini ditutup dengan cara yang paling pas: mampir ke salah satu kedai kopi terbaik di Solok Selatan, Kedai Kopi Datuak. Di kedai yang sarat akan nuansa lokal ini, Wabup Leli menyeruput secangkir Kopi Sangir asli Solok Selatan.
Secangkir kopi itu bukan sekadar minuman, tetapi sebuah pelajaran tentang value. Di kedai ini, Wabup Leli berdiskusi santai namun mendalam mengenai rantai nilai hilir kopi: bagaimana buah ceri merah di kebun ditransformasikan melalui proses pengolahan yang tepat—mulai dari panen, pengeringan, penyangraian, hingga penyeduhan—untuk menghasilkan minuman dengan cita rasa terbaik yang dinikmati konsumen. Inilah kunci peningkatan nilai ekonomi yang ingin dibawa pulang ke Dharmasraya.
Sebuah Langkah Awal Menuju Dharmasraya yang Makin Sejahtera
Kunjungan kerja Wabup Leli Arni ke Solok Selatan adalah sebuah langkah strategis dan visioner. Ini menunjukkan komitmen pemimpin yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi turun langsung mencari ilmu dan solusi terbaik untuk rakyatnya. Dengan menjalin sinergi, mempelajari setiap mata rantai dari hulu ke hilir, dan berkomitmen untuk menerapkan ilmu tersebut, Dharmasraya sedang menanam biji-biji kopi—dan biji-biji harapan—untuk masa depan yang lebih sejahtera dan merata. Hari itu, di tanah Solsel, bukan hanya kopi yang diseduh, tetapi juga ide-ide segar dan kolaborasi yang hangat untuk kemajuan daerah.












